Senjata Ampuh Pencari Kerja

Senjata Ampuh Pencari Kerja Wajib Anda Terapkan

Pada hari Sabtu (14 September) ECC UGM kembali menyelenggarakan persiapan pencarian kerja di Career Corner ECC UGM. Acara berlangsung dari pukul 08.00-15.00 WIB. Sesi pertama akan diisi dengan materi berupa tips dan langkah yang merupakan bagian dari proses aplikasi dan diskusi tentang general medical check up Senjata ampuh pencari kerja di sesi kedua.

Senjata ampuh pencari kerja

Rudi menjelaskan, tahap pertama lamaran adalah pengumpulan berkas seperti CV (curriculum vitae) dan CL (surat lamaran atau surat lamaran), psikotes, wawancara dan wawancara kerja. Prinsip lamaran dan CV yang baik adalah sederhana dan kaya: isi semua pertanyaan dan tampil beda. Informasi harus sesingkat mungkin dan tidak berlebihan. Coba juga isi semua kolom yang ada. Menurut Rudi, ini merupakan bagian dari penilaian saat melamar. “Terakhir, gunakan kreativitas Anda dengan menggunakan, misalnya, font selain TNR, seperti Verdana, Trebuchet, dengan penyesuaian ukuran,” jelasnya.

Senjata ampuh pencari kerja

Bagian kedua diisi dengan penjelasan singkat tentang tes tertulis atau tes psikologi. Rudi menjelaskan, tujuan tes tulis adalah untuk mengetahui jati diri pelamar yang sebenarnya, yakni kecerdasan, kepribadian, dan etos kerja. Berbeda dengan focus group discussion atau FGD. “Pada FGD, kita perlu bicara untuk mendapatkan nilai dari para eksekutif perusahaan,” jelasnya.

Tips Senjata ampuh pencari kerja

FGD lain, wawancara lain. Saat melakukan wawancara, kita perlu tersenyum dan bersinar. “Tunjukkan senyum dan sikap terbaikmu saat bertemu pewawancara,” kata Rudi. Ada beberapa jenis pertanyaan yang biasanya ditanyakan saat wawancara kerja, antara lain:
1. Pengalaman kerja dan organisasi dan kinerja
2. Pengalaman konsisten dengan apa yang ada di resume
3. Kisah sukses, kekuatan dan kelemahan
5. Mengapa perusahaan harus menerima kami?
6. Kehidupan dan aktivitas pribadi kita
7. Gaji standar yang kita inginkan
“Dan setidaknya kita tahu apa yang harus ditanyakan saat wawancara terlebih dahulu sehingga kita lebih siap untuk menjawabnya,” jelasnya.

Hari yang berlangsung hingga sore hari ini masih membuat para peserta bersemangat untuk mengikuti sesi kedua. Pada sesi kedua ini akan dibahas General Medical Check-Up (GMCU) yang materinya dari Dr. Dina Irawati. Ia menjelaskan: “Pemeriksaan kesehatan umum adalah pemeriksaan fisik, pemeriksaan kimia dan pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk menemukan penyakit, kelainan, metabolisme atau risiko penyakit tertentu,” jelasnya dengan sabar.

Cara Sukses Senjata ampuh pencari kerja

Dina menambahkan, menurutnya, persentase kesalahan tertinggi di GMCU terjadi pada tes darah, yakni mencapai 53%. Ini diikuti oleh tes EKG atau elektrokardiografi hingga 17%, tes fisik 14% dan urin 10%. Selain pemeriksaan gula darah, ada juga pemeriksaan penunjang seperti EKG, rontgen dada dan audiometri. Untuk gula darah, dokter berkacamata itu juga menyarankan untuk mengurangi roti, nasi putih, atau kue. Menurutnya, makanan kaya karbohidrat akan meningkatkan gula darah kita secara drastis.

Tips selanjutnya saat mengikuti tes GMCU adalah mengatur pola makan dan menjaga kebugaran fisik. Langkah selanjutnya adalah menjaga sikap positif. Menurut Dina, hal ini penting karena pikiran memiliki kemampuan untuk menyarankan kondisi fisik. “Sangat penting untuk menghindari stres karena mempengaruhi keadaan tubuh,” ujarnya tegas.

Nah, menarik bukan? Anda dapat memperoleh banyak pengetahuan melalui kursus pelatihan kami. Tunggu pelatihan kami selanjutnya! Tetap semangat untuk harimu! Salam sukses!

Baca terus artikel menarik lainnya di careernews.web.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *