All New Honda Civic

All New Honda Civic

All New Honda Civic Andalkan Fitur Efisiensi

All New Honda Civic Andalkan Fitur Efisiensi

careernews.web.id-Civic adalah salah satu sedan Honda yang telah melegenda. Model ini  di­luncurkan pertama kali pada 1972 alias 40 tahun silam. Sampai sekarang, populasi Civic di seluruh dunia mencapai 20,2 juta unit yang tersebar di 160 negara.

Di Indonesia, Honda Civic juga me­rupakan salah satu sedan legendaris. Tak heran, kehadiran All New Civic generasi ke-9 yang dirilis resmi pada akhir bulan lalu cukup sukses menyedot perhatian pencinta otomotif di Tanah Air.

Menurut Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor Tomoko Uchida, sejak pertama kali masuk ke Indonesia pada 1976, hingga saat ini penjualan Civic di Indonesia telah mencapai 106.986 unit.

Dari tampilan luar, generasi terbaru Civic ini sepintas terlihat lebih elegan dan sporty. Terutama dengan desain baru grill dan bumper depan yang terkesan lebih ramping dan aerodinamis.

Pada bagian dalam, kesan modern lang­sung terlihat dari desain 2 susun panel display pada bagian dasbor. Layer pertama yang menampilkan indikator putaran mesin diletakkan seperti biasa, yaitu di belakang kemudi.

Pada layer kedua, terdapat panel display yang terpasang hingga selebar setengah dasbor. Honda menamakan fasilitas ini sebagai Advanced Multiplex Meter with i-MID (intelligent-Multi Information Display).

Selain menampilkan informasi kece­pat­an kendaraan, terpasang pula layar ber­ukuran 5 inci yang dapat menampilkan beragam informasi, mulai dari sistem audio, bahan bakar, hingga gambar pribadi yang dapat kita input sendiri.

“Dengan fitur ini, si pemilik kendaraan dapat mempersonalisasikan mobilnya se­suai dengan seleranya,” ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy.

Mode ECON

Namun, fitur yang paling diandalkan dari sedan ini agaknya adalah tombol bulat berwarna hijau yang terdapat pada bagian kanan pengemudi. Tombol tersebut berfungsi mengaktifkan mode ECON.

ECON mode merupakan teknologi pintar yang dapat diaktifkan oleh penge­mudi untuk meningkatkan efisiensi ken­daraan. Secara otomatis, ECON mode akan menyesuaikan sistem pengendaraan, termasuk perpin­dahan transmisi dan pendingin udara.

Dengan mengaktifkan fungsi tersebut, efisiensi bahan bakar pada kendaraan ini dapat ditingkatkan hingga 20%. Tentu saja, hal tersebut juga bergantung pada kondisi jalan dan cara mengemudi.

Namun, untuk membantu pengemudi berkendara dengan efisien, pada All New Civic disiapkan pula fitur Eco Assist. Fung­sinya memberikan petunjuk kepada pengemudi untuk dapat mencapai gaya berkendara yang lebih hemat bahan bakar.

Ketika sesi media test drive yang digelar HPM pada 18 Juli lalu, Bisnis sempat menjajal fitur ini. Pada awalnya, lampu indikator Eco Assist yang terdapat pada dasbor menyala dengan warna biru. Ini artinya gaya mengemudi kita masih belum irit bahan bakar.

Sepanjang perjalanan dari kawasan Senayan ke Sentul, Bogor, lampu indikator tersebut akhirnya berubah warna menjadi hijau. Ini artinya gaya mengemudi kita sudah efisien.

Ternyata, posisi tersebut baru bisa dicapai ketika mobil dikendarai dengan kecepatan konstan. Artinya, sepanjang masih berada di kemacetan, lampu indikator masih akan berwarna biru.

All New Civic dirilis dalam dua pilihan mesin, yaitu 1.8 L SOHC i-VTEC dan 2.0 L SOHC i-VTEC. Yang 1.800 cc dapat menghasilkan tenaga maksimal 141 PS pada 6.500 rpm dan torsi maksimum 17,7 kgm 4.300 rpm. Untuk yang bermesin 2.000 cc dapat menghasilkan tenaga hingga 141 PS pada 6.500 rpm dan torsi maksimum 19,4 kgm pada 4.300 rpm.

Dengan mesin berteknologi mutakhir tersebut, Honda mengklaim Civic terbaru ini dapat menghasilkan tenaga berlimpah dengan akselerasi tinggi, tetapi tetap hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Dengan banderol mulai Rp354 juta sampai dengan Rp406 juta per unit, Honda optimistis dapat menjual 1.600 unit pada tahun ini alias 240 unit per bulan. Meskipun pasar mobil kini semakin didominasi oleh segmen MPV dan city car, Jonfis optimistis pasar sedan masih akan terus eksis.

Di pasar domestik, kompetisi di seg­men sedan kelas menengah memang cukup ketat. Pesaing utamanya siapa lagi kalau bukan Toyota Altis. Bagaimana peruntungan Civic di pasar pada tahun ini? Mari kita tunggu hasilnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.