Indonesia Menjadi Basis Produksi Mobil Sport

Indonesia Menjadi Basis Produksi Mobil Sport

Indonesia Berpeluang Jadi Basis Produksi

careernews.web.id-Bos Grup Air Asia Tony Fernandes menegaskan Indonesia berpeluang Menjadi Basis Produksi mobil sport Caterham yang siap dikembangkannya bersama pabrikan mobil Prancis, Renault.

Tony yang juga Chairman Caterham Group (Inggris) menga­takan sudah saatnya masyarakat di Asia dan bagian dunia lain menikmati kecanggihan teknologi Formula 1 sebagai kendaraan sport sehari-hari dengan harga terjangkau.

“Bersama India dan Thailand, Indo­nesia adalah hub yang penting dalam bisnis otomotif global,” ujar Tony yang didampingi Deputy Chairman Caterham Group Dato Kamarudin Meranun, saat jumpa pers di markas Renault, Senin (5/11).

Kamarudin menambahkan dengan landasan Asean Free Trade Area (AFTA), sangat terbuka kemungkinan untuk memproduksi seluruhnya atau sebagian komponen mobil sport Caterham di Indonesia. “Kami akan melihat peluang ini.”

Mobil Sport Caterham: Indonesia Berpeluang Jadi Basis Produksi

Menyinggung kapasitas produksi, Tony enggan memerinci lebih jauh, termasuk jumlah unit yang akan dipasok atau dipasarkan di Indonesia. “Detailnya saya belum bersedia informasikan sekarang.”

Produksi mobil sport tersebut dilakukan melalui usaha patung­an bernama The Societe des Automobiles Alpine Caterham (Alpine Caterham) dengan komposisi saham 50:50.

Mengenai nilai pernyertaan di usaha patungan yang direncana­kan terbentuk pada 2013 itu, Tony juga keberatan men­jabarkan lebih jauh. Yang jelas, menurutnya, mobil sport akan masuk pasar pada 2014 dengan model coupe dan hanya dua kursi.

“Kami sudah bermitra lama dengan Renault. Chemistry-nya sudah cocok. Ke­­napa tidak?”

Selain mobil sport, secara bertahap juga dikembangkan m­o­del lain seperti SUV, cross over dan mobil kompak.

Pengalaman Baru

Tony mengemukakan Indonesia Menjadi Basis Produksi Mobil Sport merupakan pengalaman baru yang tetap tidak terlepas dari pengalaman personal yang selama ini menjiwai kegiatan usaha Air Asia Group.

Dia optimistis pasar Asia semakin matang untuk kehadiran sebuah mobil sport baru dengan harga terjangkau. Menyinggung krisis Eropa yang masih mengancam kelangsungan banyak perusahaan besar,

Tony dengan santai mengatakan pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan segala ancama krisis.“Justru krisis itu yang membuka banyak peluang bisnis. Ini seperti ketika saya pertama kali masuk di bisnis penerbangan.”

Dalam kesempatan yang sama, COO Renault Carlos Tavares mengatakan Caterham merupakan mi­tra yang tepat untuk mengembangkan mobil sport baru itu.

“Ini cakrawala baru bagi kami. Dalam 3 atau 4 tahun ke depan, usaha patungan ini diharapkan mampu berlari kencang.”

Tony Fernandes yang berasal dari Malaysia memang dikenal gencar dalam menggarap peluang bisnis. Di luar bisnis penerbangan, pada Agustus lalu, dia mengambil alih kepemilikan klub sepakbola Queens Park Rangers (QPR) dari tangan bos Formula 1, Bernie Ecclestone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.