Berapa Usia Mobil Yang Ideal

Berapa Usia Mobil Yang Ideal

Usia Mobil yang Ideal?

 

careernews.web.id-Di sejumlah negara maju,Berapa Usia Mobil Yang Ideal kendaraan yang berlalu lalang di jalan dibatasi untuk mengurangi dampak dari emisi gas buang serta mencegah terjadinya kemacetan.

Pemerintah Singapura memberlakukan preferential additional registration fee (PARF) sejak 1975 yang mendorong penghentian pemakaian mobil pribadi sebelum masa berlaku 10 tahun habis.

Apabila seorang pemilik mobil ini terkena PARF, dia harus membayar biaya yang hampir sama dengan yang dikeluarkan untuk memiliki kendaraan baru sehingga banyak penduduk Singa­pura yang memilih membeli mobil baru.

Di Jakarta, pemerintah mulai berencana memberlakukan aturan pembatasan usia kendaraan, tetapi banyak pihak yang masih pro dan kontra terhadap masalah ini. Sebenarnya, apakah ada usia ideal pada sebuah kendaraan?

Usia Mobil yang Ideal?

Topik ini tentu juga masih menjadi perdebatan di kalangan konsumen maupun produsen otomotif. Perbedaan pendapat ini menjurus kepada indikator apa yang menentukan kualitas mobil, apakah jarak tempuh atau umurnya?

Sebagian besar banyak yang berpendapat usia mobil tidaklah menentukan kualitasnya karena banyak kendaraan yang masih berada pada usia muda atau baru dibeli, sudah memiliki jarak tempuh yang panjang.

Setiap mobil pada dasarnya diciptakan untuk bertahan pada usia tertentu, teruta­ma pada bagian-bagian tertentu seperti ban, interior, cat, baterai, dan bagian lain­nya yang terbuat dari karet yang gampang rusak.

Ban, salah satu contohnya, ternyata memiliki umur tersendiri dan harus segera diganti apabila telah melewati batas umur yang ditetapkan.

Seperti dilansir dalam bridgestone.com, tidak ada seorang ahli ban yang mampu menentukan secara tepat berapa lama sebuah ban itu dapat bertahan dan aman digunakan untuk berkendara.

Namun, berdasarkan pengalaman dari sejumlah produsen ban terkemuka di dunia, termasuk Bridgestone, pemberian garansi terhadap ketahanan ban rata-rata diberikan selama 5 tahun sejak diproduksi.

Selain itu, ketahanan sebuah ban tergantung juga pada jarak tempuh dan cara berkendara. Semakin sering mobil dipakai, tentu saja ban akan cepat aus dan harus segera diganti agar tidak membahayakan keselamatan Anda.

Cara Perawatan

Kondisi ini juga berlaku pada mobil. Setiap produsen biasanya memberikan garansi yang berbeda-beda terhadap mobil mereka dan memiliki umur yang berbeda-beda pula.

Faktor utama yang menentukan kualitas mobil adalah bagaimana perawatan dan cara berkendara dari pemiliknya.

Semakin baik cara merawat dan berkendara, akan semakin baik pula kualitas dari mobil tersebut sehingga harga jual kembalinya dapat terjaga.

Selain itu, jarak perjalanan yang ditempuh juga menjadi penentu dari kualitas mobil tersebut. Hal ini tidak dapat dimungkiri karena semakin jauh perjalanan, maka semakin berat kerja mesin di kendaraan.

Apalagi, ketika Anda berkendara di Ibu Kota dengan kondisi jalan yang macet, maka mesin akan bekerja lebih keras jika dibandingkan dengan berkendara di jalan tol yang bebas hambatan.

Ketahanan dan kualitas kendaraan terus diperbaiki oleh produsen otomotif dalam dekade terakhir ini. Beberapa mobil yang berusia di atas 10 tahun masih memiliki kualitas baik dan dihargai tinggi.

Karena itu, penentuan usia ideal sebuah mobil masih sulit dilakukan. Beberapa bagian mobil seperti interior yang berbahan baku karet dan plastik dapat termakan usia meskipun pemilik kendaraan jarang menggunakan mobilnya.

Pada sisi lain, jarak tempuh kendaraan yang tinggi juga belum dapat disimpulkan memiliki kualitas yang buruk, karena semu­anya tergantung kepada seberapa disiplin pemilik kendaraan merawat dan mengganti bagian-bagian yang tidak berfungsi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *